Waspadai..!! Ini Dia Perbincangan Antara Penipu Dengan Calon Korban

Waspadai..!! Ini Dia Perbincangan Antara Penipu Dengan Calon Korban

Waspadai..!! Ini Dia Perbincangan Antara Penipu Dengan Calon Korban

penipu telpon
Waspadai..!! Ini Dia Perbincangan Antara Penipu Dengan Calon Korban

Penipuan sangat sering terjadi di indonesia dari berbagai modus apa saja, bahkan ada pula yang melakukan aksi penipuanya melalui telphon.

Untuk mengantisipasi kejadian penipuan dalam telphon, cermati ciri-ciri dan kata-kata dari perbincangan ini.

Kali ini pelaku bermodus sebagai seseorang yang telah kita kenal, namun ketika ia menelphon ia tidak mau menyebutkan namanya telebih dahulu, namun terlihat akrab supaya kita menebak seseorang yang pernah kita kenal mirip dengan suara si pelaku.

Untuk mengantisipasinya untuk hal ini sangat mudah, pertama ketika ia tidak mau menyebutkan namanya, kita tebak saja dengan nama yang tidak pernah kita kenal contoh saja namanya ''malik'' apabila si pelaku bilang iya benar saya malik, bearti sudah bisa kita pastikan ia adalah seorang penipu dan aktifkan mode perekam pada telephone anda supaya bisa kita laporkan ke pihak berwajib dan kita share ke teman-teman kita agar bisa mencermati ciri-cirinya supaya tidak menjadi korban penipuan.

Kali ini di daerah saya yaitu kalimantan selatan tepatnya di kecamatan pelaihari sedang di landa modus penipuan seperti ini teman saya terutama menjadi korban dengan inisial ''A kehilangan 800.000 dalam bentuk transfer pulsa, lalu untuk teman saya ber inisial ''N kehilangan 500.000 dalam bentuk transfer pulsa, dan tetangga saya berinisial ''M kehilangan 800.000 dalam bentuk transfer pulsa.

Dalam sekian banyak korban saya mencermati modus-modus si pelaku, dan pada suatu hari ayah saya menerima telfon bermodus yang sama namun antisipasi dari saya pelaku hanya gigit jari saja, dan ibu saya menerima telephon dari orang tak di kenal namun ibu saya mempunyai jurus tersendiri hingga si pelaku termalu-malu akibat ulahnya.

Dan itu semua bukan rekayasa ketikan artikel saja teman-teman, artikel ini bukan kaleng-kaleng hehee,, cerita diatas itu fakta dan jika teman-teman tidak percaya teman-teman bisa bertanya terhadap mereka yang beralamatkan di Ds.sungairiam 3.

Pelaku Biasanya sering menggunakan bahasa daerah yaitu terutama Jawa, karena bahasa jawa sangat mudah di kenali dari mulai berkomunikasi, awal mula sa'at menelphon pelaku tidak mau berbicara banyak hanya ''HALO" lalu korban otomasis menjawab halo dengan siap ini, Otomatis jika korban orang berbahasa jawa logat dari setiap perkataan itu pasti di pahami lalu si pelaku memakai bahasa jawa dengan seolah-olah sebagai teman kita yang telah akrab namun kita dituduh bahwa tidak save nomor korban.

dari pada kalian bingung teman-teman berikut contoh komunikasi antara korban dengan pelaku dalam bahasa jawa dan arti indonesinya :

PELAKU  : Haloo?

KORBAN : Haloo? siapa ini? ( terdengar logat bahasanya )

PELAKU  : Mosok to gak kenal ? {masa sih tidak kenal}

KORBAN : Sopo to jane iki ? {siapa sebenarnya ini}

PELAKU  : La gak di simpen to nomerku? { tidak di simpan nomor saya}

KORBAN : Ohh Jarwo to ? { ohh jarwo ya} ( otomatis korban menebak agar tidak malu dengan prasangka pelaku adalah temanya)

PELAKU  : Iyo bener { iya benar }

KORBAN : Enek opo kok dingaren nelpon? {ada apa kok tumben nelphon}

PELAKU  : Ngene lo, tapi ojo ngomong sopo-sopo yo, aku mau kan mari ko rumah sakit umum teros pas aku balek neng parkiran aku nemu dompet. { begini lo, tapi jangan bilang siapa-siapa ya, aku tadi pas dari rumah sakit pas aku mau pulang aku nemuin dompet}

KORBAN : La enek kartu identitase pora ? { ada kartu identitasnya tidak }

PELAKU  : Masalahe kui, iki kan aku nemu trus di kiro aku nyopet, iki aku malek di tahan karo satpam gak iso balek, awakmu iso nolongi aku pora? { masalahnya itu, ini kan aku nemu terus aku dikira nyopet, ini jadi di tahan aku sama satpamnya, kamu bisa bantuin aku nggak?}

KORBAN : Ewangi opo ? {bantu apa}

PELAKU  : Awakmu kan adoh dadi neng omah ae gak penak aku ngongkon awakmu rene, dadi koe kisahe dulurku seng ndue dompet { kamu kan jauh jadi dirumah aja nggak enak aku nyuruh kamu datang kesini, jadi kamu ceritanya keluargaku yang punya dompet ini}

KORBAN : Oh iyo { oh iya}

PELAKU : Yo wes telpone tak kek'e satpame ngomongo { ya udah terlphonya aku kasihkan satpamnya kamu bilang ya }

KORBAN : Iyo {iya}

Baca juga : villa umbul tanjung tempat hafiz Qur'an yang tak tersentuh tsunami selat sunda

Disini pelaku berusaha meyakinkan korban dengan cara melakukan komunikasi dengan pelaku pihak kedua yang sudah di atur oleh pelaku yang menyamar sebagai satpam

PELAKU  : Halo, ini dengan saudara dari jarwo yang punya dompet ?

KORBAN : Iya benar pak, itu dompet saya

PELAKU  : Tapi saya gak percaya kalo anda ini yang punya dompet ini, jadi begini jarwo saya tahan kalo memang benar anda saudara jarwo atau yang punya dompet, saya lepaskan jarwo tapi dengan syarat.

KORBAN : Iya memang itu dompet saya pak, syaratnya  apa ?

PELAKU  : Nah ini kan saya gak sendiri saya ada saksi mata juga jadi saya gak enak kan klo ngelepasin jarwo dengan cuma-cuma, jdi anda kirim pulsa aja supaya saya bisa bantu saudara jarwo buat tutup mulut saksi mata dan teman-teman saya.

Nah begitu cerita singkat dari percakapanya, jika teman-teman mengnggap ini rekayasa dari saya, saya juga bukan kaleng-kaleng hehe kebetulan tadi malam adik saya menerima telephon dengan modus seperti itu lalu dari setengah panggilan saya tau bahwa itu penipuan lalu saya rekam, dan berikut separuh rekamanya hinga akhir.

Percakapan antara pelaku dan korban PLAY
No telp Pelaku : 0813-7646-2635

Dan sekian dari saya semoga artikel ini bisa bermanfaat buat teman-teman dan hindari penipuan dari modus apapun jika mendapati pelaku penipuan segera laporkan ke pihak berwajib. dan jika ada kesalahan pengetikan dan ada kata-kata yang kurang mengenakana mohon di maklumi, dan comet di kolom komentar, karena kepedulian anda adalah sebuah apresiasi bagi saya.

Baca juga : tips dan ciri-ciri seseorang sukses di usia muda
           
Buka Komentar

No comments